English French German Spain Italian Dutch Russian Japanese Korean Arabic Chinese Simplified Italian

Thursday, 29 August 2013

Sang Dewa Gitar "Jimi Hendrix"

Jimi Hendrix
Gitaris rock zaman kini yang mencari guru abadi atau sekadar melongok puncak permainan hanya akan menemui satu orang: Jimi Hendrix. Kepadanyalah, dan dari dia sajalah, segala teknik yang ada sekarang dirujukkan. Simak pengakuan-pengakuan yang dipublikasikan majalah Guitar (November 1997): "Dialah hal terbesar yang pernah kulihat," kata Stevie Ray Vaughn, . gitaris blues yang tewas dalam kecelakaan helikopter pada 1990.


"Sependapat, Keith Richards, pemetik gitar The Rolling Stones, menyatakan bahwa Stevie "memainkan ramuan materi yang sangat menarik". Dan Eric Clapton, salah seorang gitaris yang pada 1970-an dijuluki dewa gitar, mengakui dengan Jimi-lah "aku akhirnya merasa bertemu orang lain yang bisa kuajak bicara dan bermain".

Fenomena itu sebenarnya paradoks dengan kenyataan bahwa Jimi sudah tak ada lagi. Ia meninggal di Rumah Sakit St. Mary Abbot, London, karena berlebihan menelan obat bius. Konon, ia sengaja mengakhiri hidupnya sendiri (pesan-pesan dan pernyataan-pernyataannya sebelum itu, seperti dikutip Q Encyclopedia of Rock Stars, antara lain, berupa: "Aku sudah mati sejak lama.")

Namun jika memperhatikan benar, Jimi-lah yang "menemukan" hampir semua kemungkinan eksplorasi bermain gitar. Pada masanya, ketika aksesoris sound masih sangat terbatas, ia sudah memainkan wah dan distorsi secara sempurna — yang lalu menjadi fondasi rock "n roll di masa-masa sesudahnya. Ia bahkan melengkapi diri dengan jurus-jurus akrobatik, misalnya memetik senar dengan gigi.

Lahir pada 27 November 1942 di Seattle, Amerika Serikat, dengan nama Johnny Allen Hendrix, Jimi menaruh perhatian pada musik, khususnya gitar, sejak kecil. Jagoan gitar pada masa-masa itu, seperti B.B. King, Muddy Waters, Buddy Holly, dan Robert Johnson, menjadi idolanya. Gitar pertama, jenis akustik, diperolehnya dari ayahnya pada musim panas 1958. Dengan modal itu ia bergabung dengan The Velvetones. Dan sejak itu jalan hidupnya seperti sudah digariskan.

Dengan The Velvetones Jimi hanya ikutan tiga bulan. Pada musim panas berikutnya, berbekal gitar listrik baru yang diperolehnya, lagi-lagi, dari ayahnya, Jimi bergabung dengan The Rocking Kings. Sesudah itu Jimi sempat mengikuti wajib militer, dan membentuk band di barak, tapi tak lama. Cedera menyebabkannya diberhentikan dari dinas. Perubahan besar terjadi ketika, sebagai gitaris pocokan yang sudah kenyang bermain dengan bermacam artis, pada 1966, ia bertemu Chas Chandler, pembetot bas Animals — band yang punya hit The House of the Rising Sun.

Chas, yang memutuskan keluar dari Animals dan memilih pekerjaan baru sebagai manajer, membawa Jimi ke Inggris. Di sana Chas mempertemukan Jimi dengan Mitch Mitchell, dramer, dan Noel Redding, pemain gitar yang diminta membetot bas. Bersama mereka berdua, Jimi lalu membentuk Jimi Hendrix Experience.

Experience cepat melambung. Single pertamanya, Hey Joe, sempat 10 minggu ngendon di tangga lagu-lagu Inggris, mencapai posisi tertinggi keenam pada awal 1967. Sukses ini segera disusul album Are You Experience?. Inilah rekaman yang disebut-sebut sebagai kompilasi baru musik yang sama sekali radikal; album yang menyuarakan semangat generasi pada masa itu.

Tapi popularitas di negeri sendiri baru diperoleh ketika Jimi berkesempatan manggung di Monterey International Pop Festival, County Fairground, Monterey, Kalifornia, pada 1967. Di sinilah Jimi memamerkan aksi teatrikal yang fenomenal: membakar dan menghancurkan gitarnya.

Bendera karier Jimi terkerek tinggi-tinggi sejak itu. Berturut-turut, dalam waktu kurang dari setahun, antara 1968-1969, bersama Mitch dan Noel, ia merilis Axis: Bold as Love dan album ganda Electric Ladyland. Pada album yang disebut terakhir Jimi, yang akhirnya memiliki studio sendiri, mengerahkan seluruh kemampuannya sebagai gitaris maupun sebagai operator-sound engineer. Sukses besar. Tapi korban tak terhindarkan: Experience bubar.

Jimi memang tak lalu ikut tenggelam. Ia bahkan masih sempat meramaikan festival band yang hingga kini tak terlupakan dalam sejarah musik rock: Woodstock Music & Art Fair. Waktu itu tahun 1969. Jimi, yang tampil bersama Gypsy Sons & Rainbows (antara lain diperkuat Mitch), mengantongi bayaran 125 ribu dolar Amerika Serikat, tertinggi di antara para artis lain.

Sebuah bayaran yang pantas, tapi, rupanya, itulah penampilan akbar terakhir bagi Jimi. Setahun kemudian ia lebih memilih meninggalkan semuanya, selama-lamanya. Secara fisik, sih. Soalnya, pengaruh Jimi justru tetap hidup hingga kini.

Related Post :

Gitaris Angra "Kiko Loureiro"

Jika kita terus mengamati didunia pergitaran bergenre rock, mungkin anda tahu salah satu gitaris yang baru-baru ini namanya sangat dilirik oleh banyak gitaris didunia. Beliau adalah seorang Kiko Loureiro yang mungkin anda tidak terlalu asing dengannya sebagai seorang gitaris dari Band besar beraliran heavy metal yaitu Angra. Menurut kami gitaris yang satu ini sangat digandrungi oleh gitaris-gitaris muda sebagai sumber inspirasi, dan namanya juga semakin berkibar yang patut disejajarkan dengan dewa-dewa gitar dunia lainnya.

Kiko Loureiro memiliki teknik alternate picking yang sangat hebat, akurat dan juga sangat cepat, selain itu untuk teknik-teknik lainnya beliau juga tidak kalah hebatnya dengan gitaris lainnya. Simak saja salah satu lagu yang sangat tersohor dari Angra yaitu yang berjudul Nova Era, karena lagu tersebut pada bagian interlude gitar atau solo melodi yang diperagakan oleh Kiko sangat memukau untuk teknik alternate picking maupun string skipping yang sangat cepat, akurat dan poweful.

Gitaris dari Band Angra ini memiliki nama asli Pedro Henrique Loureiro, yang telah terlahir 41 tahun yang lalu(terhitung pada 2013) pada tanggal 16 Juni 1972 di Rio de Janeiro, Brazil. Sejak usia 11 tahun beliau mulai mempelajari alat musik gitar akustik, hingga akhirnya Kiko terkagum-kagum oleh permainan dewa-dewa gitar dunia seperti Eddie Van Halen, Jimmy Page, Jimi Hendrix, dan Randy Rhoads, dan kemudian ia mulai tertarik dengan alat musik gitar elektrik.
 
Selain bermain dengan band besar dunia yaitu Angra, Kiko juga bermain solo yang sudah memiliki beberapa album dan beberapa diantaranya adalah "No Gravity" yang telah dirilis pada tahun 2005, kemudian "Universo Inverso" (2006), "Fullblast"(2009), "Sounds of Innocence" (2012). Selain itu beliau juga menggunakan gitar merk Tagima Kiko Loureiro Signature yang terlihat sangat keren dengan bagian headstock yang terbalik, bahkan hebatnya jumlah fretnya adalah 27 yang tentunya lebih banyak jika dibandingkan dengan gitar elektrik pada umumnya.
Kiko Loureiro

Berdasarkan dari sumber yang kami dapatkan ternyata sang gitaris band Angra ini juga fasih berbicara dengan berbagai bahasa seperti Perancis, Spanyol, Finlandia dan Inggris di samping Portugis asalnya. Sehingga bisa dibilang jika gitaris yang satu ini adalah seorang yang sangat cerdas, karena bisa menguasai beberapa bahasa sekaligus.
 
Sebagai salah satu dewa gitar dunia tentu saja Kiko Loureiro juga memiliki pengaruh besar sebagai salah satu inspirasi terhadap perkembangan gitaris-gitaris muda didunia. Oleh karena itu anda sebagai gitaris yang sedang berkembang jangan sampai ketinggalan untuk memepelajari beberapa teknik-teknik maupun scale dari Kiko Loureiro yang akan menambah warna dari permainan gitar anda.


Related Post :

Gitaris Toto "Steve Lukather"

Belantika musik rock dan musik jazz mengenal sebuah nama besar seorang gitaris legendaris dunia yang bernama Steve Lukather yaitu seorang musisi handal asal Amerika yang sudah malang melintang didunia musik dari era 70an hingga sekarang. Steve Lukather juga sangat dikenal sebagai gitaris dari band legendaris dunia yaitu "Toto", dimana band ini memainkan musik-musik progressive rock maupun jazz rock, sehingga Steve Lukather sendiri juga dikenal sekaligus menginspirasi oleh mereka para musisi-musisi muda didunia, baik yang bergenre rock maupun jazz.
Steve lukather

Steve memiliki permainan gitar yang begitu khas dimana ada yang berpendapat jika teknik yang digunakan dalam permainan gitarnya cenderung ngerock namun tangga nadanya terdengar lebih fusion, sehingga perpaduan tersebut menghasilkan petikan gitar dengan nada yang unik dan atraktif. Selain itu mungkin karena hal tersebutlah bisa dibilang jika permainan gitar dari Steve Lukather lebih mampu untuk menyesuaikan dengan beraneka macam jenis genre musik, sehingga gitaris atau musisi yang satu ini juga sering berkolaborasi dengan musisi-musisi lainya.
Selain dahulu dikenal sebagai gitaris dari band Toto, Steve Lukather juga sudah merilis beberapa album solo sejak era 80an dan yang paling baru ditahun 2013 adalah sebuah album yang berjudul "Transition" atau album ketujuh dari gitaris yang satu ini. Hebatnya lagi sebagai musisi handal Steve tidak hanya handal memainkan gitar saja, namun beliau juga dikenal sebagai penulis lagu yang hebat, arranger maupun produser dan berdasarkan dari sumber yang saya dapat beliau juga sering membantu proses rekaman ratusan album dari musisi-musisi lainnya dari masa ke masa.

Sebagai gitaris handal Steve Lukather juga pernah meluncurkan video pelajaran atau lesson gitar berjudul "Star Licks" pada tahun 1985. Pelajaran gitar tersebut berisi tentang teknik dan permainan gitar solo khas Steve Lukather yang juga diambil dari beberapa lagu dari Toto. Pelajaran gitar ini juga menjadi inspirasi tersendiri bagi para gitaris-gitaris muda didunia yang ingin lebih mendalami teknik permainan gitar dari Steve Lukather. Bahkan selain itu kabarnya pelajaran gitar tersebut juga dirilis kembali pada tahun 2005 dengan format video yang lebih baik yaitu DVD.

Jika sedikit membahas biografi dari musisi legendaris ini, Steve Lukather lahir di San Fernando Valley, California, Amerika Serikat pada tanggal 21 Oktober 1957, dengan nama panjang Steven Lee Lukather. Sejak kecil Steve sudah belajar musik yaitu instrumen drum dan keyboard, hingga kemudian ketika usianya menginjak 7 tahun ia menerima hadiah berupa piringan hitam "Meet The Beatles!", sehingga membuatnya tertarik ingin bermain gitar.

Kabar terakhir yang menarik yang saya dapat berkaitan dengan gitaris yang satu ini, jika Steve Lukather juga pernah ikut dalam tour G3 tahun 2012 bersama dengan gitaris-gitaris virtuoso seperti Joe Satriani dan Steve Vai yang diselengarakan di Australia dan New Zealand. Hal itu tentu saja sangat menarik karena dengan hadirnya Steve Lukather akan memberikan warna tersendiri ketika ketiga gitaris dunia tersebut jamming dengan teknik gitar masing-masing.


Related Post :

Gitaris Bon Jovi "Richie Sambora"

Dibelantika musik rock dunia anda sudah pasti mengenal salah satu band legendaris sepanjang masa asal Amerika yaitu Bon Jovi. Band yang satu ini juga memiliki seorang gitaris yang sangat ternama yaitu Richie Sambora yang juga bisa dibilang salah satu gitaris yang disegani didunia karena permainan gitarnya yang sangat khas.

Memang pada dasarnya permainan Richie Sambora sangat berbeda dengan beberapa gitaris dunia lainnya sebut saja Paul Gilbert maupun John Petrucci yang memiliki skill, teknik dan kecepatan yang sangat memukau. Namun menurut kami seorang Richie Sambora lebih menekankan dari sisi soul permainan gitar yang dipadukan dengan teknik-teknik gitar yang atraktif, dan juga alunan nada yang terdengar agak ngeblues sehingga jika mendengar permainan gitarnya akan terdengar lebih terasa.
Richie Sambora

Richie lahir pada 11 July 1959 dengan nama panjang Richard Stephen Sambora di Perth Amboy, New Jersey Amerika, yang merupakan keturunan Polandia. 
 
Beliau mulai tertarik dengan alat musik gitar sejak usia 12 tahun sekitar tahun 70an dan sangat terinspirasi oleh beberapa nama-nama besar didunia pergitaran sepanjang masa sebut saja Eric Clapton, Jimi Hendrix, Jeff Beck, Stevie Ray Vaughan, Johnny Winter, Jimmy Page, Joe Perry, Joe Kmiecik, dan George Harrison. 
 
Selain itu Richie juga sangat terpengaruh oleh musik klasik Spanyol sehingga permainan gitar akustik dari gitaris Bon Jovi ini juga sangat kental.
 
Selain sebagai seorang gitaris, Richie juga seorang penulis lagu yang baik dan juga memiliki suara yang indah, dan hal ini bisa kita lihat dari salah satu lagu hit sepanjang masa karya beliau yaitu the Answer. Selain sebagai gitaris band dari Bon Jovi yang masih eksis hingga sekarang, Richie Sambora juga sudah merilis beberapa album solo seperti Stranger in This Town yang dirilis pada tahun 1991,kemudian Undiscovered Soul pada tahun 1998, dan Aftermath of the Lowdown yang diluncurkan pada September 2012.

Berdasarkan dari sumber yang kami dapatkan Richie Sambora pernah memakai beberapa gitar dan diantaranya adalah Kramer RS Signature Model, ESP SA-2 Lennox Sambora signature model, Martin signature acoustic dan Fender Stratocaster. Selain itu beliau juga sangat fasih dalam memainkan talk box yaitu semacam effect yang memiliki suara yang unik seperti perpaduan suara effect wah dan suara manusia. Hal ini bisa kita dengar dari beberapa lagu Bon Jovi seperti Livin' on a Prayer kemudian Its My Life dan lain-lain yang menggunakan effect talk bos tersebut.

Setelah sedikit membahas tentang profil dari Richie Sambora yang digadang-gadang sebagai salah satu gitaris top dunia, bagi anda seorang gitaris yang sedang membutuhkan inspirasi baru untuk memperkaya komposisi teknik gitar anda, ada baiknya anda juga melirik gitaris yang satu ini dengan mendengarkan lagu-lagu beliau maupun lagu-lagu dari Bon Jovi. Sehingga mungkin anda akan mendapatkan sesuatu yang berbeda dari permainan gitar Richie Sambora dibandingkan dengan gitaris-gitaris lainnya.


Related Post :

Sang Gitaris Jenius "John Petrucci"

John Petrucci sebuah nama besar dibelantara pergitaran dunia yang tentunya jika anda seorang gitaris rock pasti sangat tidak asing dengan sosok beliau. Gitaris tersebut merupakan anggota band besar progresif metal yaitu Dream Theater yang semakin hari semakin menunjukan tajinya dibelantara musik dunia, bahkan bisa dibilang jika John Petrucci merupakan pentolan dari band tersebut sekaligus salah satu dari pendirinya.


John Petrucci

Melalui band legendaris sepanjang masa ini nama John Petrucci mulai tersorot sehingga akhirnya disebut-sebut sebagai salah satu dewa gitar dunia yang sangat diperhitungkan. Bahkan mungkin bisa dibilang jika beliau merupakan gitaris yang paling populer saat ini karena permainan gitar John Petrucci yang sangat menginspirasi para pemain gitar diseluruh dunia. Hal tersebut tentu saja bukan tanpa alasan, karena permainan gitaris dari Dream Theater ini sangatlah jenius dan sangat hebat sehingga semua orang akan dibuat terpukau jika melihat permainan gitar darinya.


Beberapa hal yang menurut kami John Petrucci adalah seorang gitaris yang sangat jenius adalah tangga nada yang beliau gunakan sangat variatif dan sangat unik, dipadukan dengan teknik gitar dan skill yang sangat handal, bahkan bisa dibilang kehebatannya sulit untuk bisa diutarakan dengan kata-kata. Mungkin beliaulah salah satu sosok gitaris yang sangat sempurna untuk saat ini, dan bisa dipastikan namanya tidak akan pernah hilang didunia musik rock sepanjang masa.


John Petrucci memiliki nama lengkap John Peter Petrucci yang terlahir di Kings Park, Long Island, New York, pada tanggal 12 Juli 1967, dan sudah mulai belajar gitar sejak beliau usia 8 tahun, hingga kemudian membentuk sebuah band pertama kalinya pada saat berumur 12 tahun. Kabarnya beberapa gitaris yang menjadi inspirasi dari beliau adalah Yngwie Malmsteen, Randy Rhoads, Stevie Ray Vaughn, dan beberapa musik seperti Yes, Rush, Iron Maiden, Metallica, Queensryche dan lain-lain. Hingga  akhirnya John Petrucci menjadi gitaris dunia seperti mereka namun tentu saja memiliki karakter permainan sendiri.


Ketika masih sekolah tingkat menegah atas John Petrucci mulai mendapatkan pendidikan musik di berbagai kelas teori musik, hingga kemudian beliau juga mempelajari komposisi jazz dan harmoni di Berklee College of Music di Boston. Ketika beliau masih sekolah di Berklee tersebut John Petrucci bertemu dengan Mike Portnoy(ex drummer Dream Theater) dan juga John Myung(bassis Dream Theater) dan membentuk sebuah band yang bernama Majesty. Namun kemudian band tersebut berubah nama menjadi Dream Theater yang populer hingga kini.


Selain Dream Theater, John Petrucci juga menjadi salah satu anggota dari proyek musik yang bertajuk Liquid Tension Experiment. Pada proyek musik tersebut John Petrucci semakin menunjukan eksplorasi gitarnya, karena musik dari Liquid Tension Experiment sendiri bisa dibilang musik rock contemporer yang lebih segmented. Selain itu John Petrucci juga pernah tour bersama G3 dengan Joe Satriani dan Steve Vai yang ketiganya sama-sama dewa gitar dunia


Related Post :

Gitaris Metallica "Kirk Hamme"

Masih Ingatkah anda konser kedua dari band ini di Gelra Bunga Karn Jakarta yang memanaskan atmosfir Jakarta pada saat itu bulan agustus tahun 2013 ... Apakah anda seorang penggemar band legendaris yang dahulu disebut-sebut sebagai raksasa metal yaitu Metallica, jika ya tentu anda sangat mengenal dengan seorang Kirk Hammett yang merupakan anggota band legendaris tersebut untuk posisi lead gitar. Gitaris ini memiliki gaya yang khas dengan rambut kriwil terurai panjang yang terlihat garang ketika diatas panggung dengan permainan gitarnya, sehingga beliau juga sangat populer dalam kancah pergitaran dunia yang menginspirasi bagi para penggemarnya.

Kirk Hammett juga disebut-sebut sebagai salah satu murid dari sang master gitar berkepala pelontos yaitu Joe Satriani, hal ini memang terlihat cukup berpengaruh ketika beliau memainkan gitar dengan effect wah yang ada kemiripan dengan sang guru yaitu Joe Satriani. Menurut kami gitaris berambut kriwil ini juga sangat mencengangkan ketika memainkan gitar dengan teknik down strokenya yang begitu powerfull.
Kirk Hamme

Hal ini bisa kita simak dengan salah satu lagu andalan dari Metallica yaitu Master Of Puppet yang beliau mainkan yang dominan dengan teknik tersebut, sehingga bagi kita yang membawakannya akan sangat terasa pegal dipergelangan tangan kanan. Namun selain teknik tersebut, beliau juga handal dalam memainkan teknik-teknik lain yang diramu sehingga menghasilkan gaya permainan yang khas tersendiri seorang Kirk Hammet. 

Sebelum menjadi gitaris Metallica Kirk Hammet juga pernah bermain dengan band yang cukup ternama yaitu Exodus(1980–1983), hingga kemudian beliau memutuskan untuk masuk menjadi gitaris dari Metallica menggantikan gitaris lamanya yaitu Dave Mustaine. Kabarnya ketika itu pada bulan April 1983, Kirk mendapat telepon dari James Hetfield yang merupakan pentolan band Metallica pada posisi gitar vokal, dan Hetfield meminta Hammet untuk menuju kota New York agar melakukan audisi hingga akhirnya resmi bergabung. Tidak selang lama album pertama Metallica diluncurkan, dan menuai kesuksesan. 

Kirk Hammet terlahir di El Sobrante, California, Amerika Serikat, pada tanggal 18 November 1962. Beliau mulai tertarik dengan musik karena kakaknya yang gemar mengkoleksi musik-musik seperti Led Zeppelin, Black Sabbath, dan UFO. Hingga akhirnya beliau mulai mempelajari gitar pada usia 15 tahun yang kabarnya juga sangat terpengaruh oleh permaian seorang Jimi Hendrix. Hingga sekarang beliau masih menjadi gitaris dari band Metallica, sehingga hal ini menunjukan sebuah loyalitas beliau pada band besar tersebut karena seperti kita ketahui jika Kirk Hammet juga memberikan warna tersendiri untuk Metallica.


Related Post :

Gitaris Extreme "Nuno Bettencour"

Selain Paul Gilbert seorang maestro gitar yang dikenal sangat powerfull dengan teknik alternate pickingnya, juga ada gitaris lainnya yang tidak kalah populer dengannya yaitu Nuno Bettencourt. Jika anda penggemar musik rock era 80-90an tentu juga sangat mengenal beliau yang merupakan gitaris dari band legendaris Extreme yang mengusung lagu-lagu bergenre funk metal. Menurut kami Nuno Bettencourt juga sangat powerfull ketika memainkan teknik alternate picking maupun skipping seperti halnya Paul Gilbert, namun keduanya tentu memiliki warna dan karakater yang berbeda.

Gitaris dari band Extreme ini memiliki nama lengkap Nuno Duarte Gil Mendes Bettencourt yang berasal dari portugal, dan lahir pada tanggal September 20, 1966 di Praia da Vitória, Terceira, Azores. Nama beliau mulai berkibar ketika bermain bersama band Extreme bersama Gary Cherone sang vokalis dan juga Pat Badger dan Kevin Figueiredo pada posisi bass dan drum. Kehandalan permainan gitar dari Nuno bisa kita dengar dan lihat dari semua lagu dari Extreme yang pada bagian ritem maupun interlude(solo melodi) yang sangat rumit dengan skill tinggi, sehingga tidak heran jika banyak gitaris di seluruh dunia mengidolakannya sebagai salah satu sumber inspirasi.

Nuno Extreme
Berdasarkan dari sumber yang kami dapatkan sejak usia 4 tahun Nuno Bettencourt pindah ke Hudson, Massachusetts, namun pada mulanya beliau lebih suka bermain olah raga Hoki dan sepak bola dari pada dunia musik. Hingga kemudian beliau mulai belajar drum yang merupakan alat musik pertamanya dan mengenal alat musik gitar dari saudaranya yang bernama Luis.
 
 Ketika itu Nuno mulai ingin mempelajari lebih dalam alat musik gitar, sehingga kegiatan olah raga mulai beliau tinggalkan agar lebih fokus mempelajari gitar. Sumber tersebut juga menyatakan jika Nuno terinspirasi dari beberapa gitaris seperti Eddie Van Halen, Al Di Meola dan lain-lain, dan juga beberapa musik dari band-band legendaris seperti The Beatles, Led Zeppelin, Queen dan lain sebagainya.

Selain lebih dikenal sebagai gitaris dari band Extreme, Nuno juga telah merilis solo albumnya yaitu Schizophonic yang kabarnya dikerjakan selama 5 tahun. Selain itu beliau juga memiliki band lainnya yang dibentuk pada akhir tahun 1997, bersama Roberto Carlos pada posisi bass dan Jeff consi untuk posisi drum, dan nama dari band tersebut adalah Mourning Widows. Album pertama dari band ini laku terjual 45.000 keping di bulan pertamanya di Jepang, hal ini tentu saja pengaruh dari nama Nuno Bettencourt memang begitu kuat, karena banyak gitaris-gitaris didunia yang terinspirasi olehnya.

Nuno Bettencourt juga memiliki ciri khas lainnya yang memperkuat karakter permainan teknik gitarnya, yaitu sebuah gitar buatan Washburn khusus untuk beliau sehingga berlabel N Series. Gitar tersebut memang sangat unik dan menarik dengan warna yang natural dengan ciri yang sangat khas karena bagian headstock gitar terbalik.


Related Post :

Gitaris Queen "Brian May"

Jika anda penggemar lagu-lagu rock jadul, tentu anda sangat mengenal salah satu band legendaris asal Inggris yaitu Queen, yang dimana band legendaris tersebut juga memiliki seorang gitaris yang sangat disegani yaitu Brian May. Selain sebagai seorang gitaris Brian May juga seorang Astrofisikawan yang mendapat gelar Ph.D pada tahun 2007, dan sesuai dengan sumber di website resminya gelar beliau adalah Dr Brian May, CBE, PhD FRAS.

Mungkin bagi para gitaris-gitaris muda jaman sekarang kurang mengenal dewa gitar yang satu ini, hal ini karena mereka cenderung lebih mengenal dewa-dewa gitar dengan permainan teknik speed dan skill yang tinggi seperti Paul Gilbert, Yngwie Malmsteen, Steve Vai, John Petrucci dan lain-lain. Memang permainan gitar Brian May sangat berbeda dengan gitaris-gitaris tersebut, namun jangan salah karena gitaris dan ahli fisika dari Inggris ini sebenarnya memiliki permainan gitar yang sangat khas dan lebih ngesoul jika dibandingkan dengan gitaris-gitaris lainnya.

Terlebih lagi hal lain yang membuat takjub dari Brian May adalah sound gitar yang sangat khas, sehingga banyak yang beranggapan hanya sang Brian Maylah yang hanya bisa meramu sound gitar seperti ini. Sound gitar tersebut bisa dihasilkan dari sebuah gitar kesayangan yang kabarnya dibuat sendiri oleh beliau beserta dengan sang ayah tercinta dan menamakannya sebagai “Red Special”. Selain itu Brian May juga menggunakan 3 ampli dengan konfigurasi ampli di tengah dry dan ampli kiri kanan sebagai suara efeknya, dan menggunakan beberapa effect-effect custom yang tentunya merupakan perangkat gitar yang sangat khusus.
Brian May

Uniknya lagi berdasarkan dari sumber yang kami dapatkan Brian May juga menggunakan pick untuk bermain gitar yang sangat tidak biasa. Hal ini karena beliau menggunakan pick berupa uang koin sixpence yang merupakan mata uang Inggris, hal ini dilakukan dengan alasan permukaan uang koin tersebut yang kasar sehingga tidak mudah lepas dari genggaman jari. Kabarnya uang koin tersebut sekarang sudah tidak beredar lagi di Inggris, namun beliau tidak merisaukannya karena sudah mengkoleksi uang koin tersebut hingga ribuan keping.  

 Raungan permainan gitar dari Brian May memang sangat terasa menusuk hati yang seakan-akan gitarnya begitu hidup, dan diaplikasikan pada lagu-lagu rock dari Queen yang bisa dibilang bukan sembarang lagu rock karena sangat unik dan sangat khas berbeda dengan lagu rock pada umumnya, sehingga musik Queen juga disebut-sebut sebagai genre musik rock opera. Namun tidak lepas dari itu semua sebagai seorang musisi handal, Brian May juga seorang penulis lagu yang sangat hebat, fasih untuk oleh vokal, dan mampu memainkan alat musik lainnya seperti banjolele, piano dan lain-lain.

Sebelum bermain dan berkarir bersama band legendaris Queen, ketika kuliah beliau berteman dengan seorang Roger Taylor(drummer) yang kemudian membentuk band rock yang bernama Smile. Band tersebut kemudian merekrut seorang vokalis dengan suara emas yaitu Freddy Mercury dan merubah nama band menjadi Queen pada era tahun 70an. Seperti kita ketahui semua, band ini merupakan salah satu band legendaris didunia yang sudah menelurkan banyak album yang namanya tidak akan mati sepanjang masa, hingga akhirnya pada tahun 1991 sang vokalis Freddy Mercury meninggal dunia, sehingga Queen akhirnya bubar dan Brian May memutuskan untuk bersolo karir.

Brian May memiliki nama lengkap Brian Harold May yang terlahir pada tanggal 19 July 1947 di Hampton, London, Inggris, yang menjadi salah satu dewa gitar dunia, dan sesuai dengan sumber Wikipedia beliau dinobatkan menjadi gitaris handal nomor 2 versi Guitar World magazine pada tahun 2012 dari hasil polling pembaca. Selain itu pada tahun 2005 polling Planet Rock menunjukan jika Brian may merupakan gitaris handal sepanjang masa no 7 didunia, dan kemungkinan juga masih banyak yang lagi yang lainnya. 


Related Post :

7 Musik Intrumental Terbaik Dream Theater

Bisa dibilang jika Dream Theater adalah sebauh grup musik bergenre progressive metal yang paling digandrungi oleh para musisi-musisi muda didunia saat. Hal ini tentu saja karena grup musik ini memang sangat luar biasa hebatnya, yang terdiri dari para musisi handal dunia yang melahirkan banyak karya-karya musik berkualitas dengan skill tinggi sehingga bisa menjadi sumber inspirasi dalam bermain musik.
Dream Theater

Skill maupun teknik dari para personel Dream Theater juga sangat berimbang, sehingga tentu saja grup musik ini sangat disegani oleh para musisi diseluruh dunia, bahkan mungkin juga banyak yang berpendapat, apakah dikemudian hari masih ada grup musik rock yang lebih hebat dari Dream Theater ini. 
 
Dream Theater sendiri terdiri dari 5 personel, dan untuk formasi sekarang adalah James LaBrie sebagai vokalis, kemudian John Myung bassist, John Petrucci gitaris, Jordan Rudess sebagai keyboardist, dan Mike Mangini drummer. Sebelumnya grup musik progressive metal ini juga memiliki beberapa mantan personel yang tidak kalah hebatnya sebut saja Mike Portnoy yang dahulu sebagai posisi drum, kemudian Derek Sherinian maupun Kevin Moore yang merupakan mantan keyboardist DT.

Musik-musik dari dari DT(sebutan lain Dream Theater) juga banyak yang memiliki durasi waktu yang panjang, dan diantaranya ada beberapa lagu yang berupa intrumen musik saja tanpa vokal. Oleh karena itu berkaitan dengan hal tersebut, berikut adalah 7 musik intrumental terbaik dari Dream Theater namun dalam catatan berdasarkan versi blog ini.

1. Erotomania
Erotomania adalah sebuah lagu intrumental yang ada dialbum "Awake" atau album ke 3 dari Dream Theater, yang telah dirilis pada tahun 1994. Lagu ini memiliki durasi 6:45 menit dan ketika lagu ini dirilis ketika itu posisi drummer masih bersama Mike Portnoy dan pemain keyboardnya adalah Kevin Moore.

2. The Dance of Eternity
Musik intrument ini ada dialbum "Metropolis Pt. 2: Scenes from a Memory" atau album kelima dari DT yang telah dirilis pada tahun 1999. Musik ini memiliki durasi selama 6:13 menit, dimana lagu atau musik ini memang terdengar rumit dengan skill tinggi dan masing-masing personel juga memperagakan solo yang begitu memukau.

3. Stream of Consciousness
Untuk musik intrumental yang satu ini ada dialbum "Train of Thought" atau album ke 7 dari DT yang dirilis sejak tahun 2003. Lagu ini memiliki durasi yang sangat panjang yaitu 11:16 menit, selain panjang skill dari lagu ini juga luar biasa, sehingga membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk mempelajarinya(tergantung orangnya juga sih^^')

4. Overture 1928
Menurut saya lagu ini adalah musik instrumental dari DT yang paling difavoritkan, mungkin salah satu alasannya adalah yang paling mudah dipelajari jika dibandingkan dengan musik intrumental lain milik Dream Theater(waalaah...harap dimaklumi musik DT tidak ada yang mudah^^\m/). Sama dengan The Dance of Eternity, jika  Overture 1928 ada dialbum yang sama yaitu "Scenes from a Memory"

5. A Change Of Season IV - The Darkest of Winters
Musik yang satu ini juga tidak kalah kerennya dengan The Dance of Eternity(tidak kalah kerennya, apa tidak kalah susahnya ya?^^). Simak saja dibagian tertentu dimana solo gitar dimainkan bersamaan dengan bass dan keyboard yang juga sama-sama cepat.

Lagu atau musik ini ada dialbum "A Change Of Seasons", yang dirilis pada tahun 1995.

6. YTSE Jam
Musik ini terasa cukup berbeda dengan musik intrumental lain milik DT, karena YTSE Jam lebih bernuansa Phrygian yang juga mengingatkan kita dengan grup musik Iron Maiden yang sering memainkan nada Phrygian. Lagu ini ada dialbum pertama dari DT yang dirilis pada tahun 1989.

7. Hell's Kitchen
Lagu ini ada dialbum "Falling into Infinity" atau album keempat dari DT yang dirilis sejak tahun 1997. Hell's Kitchen memiliki alunan nada yang slow dan terasa santai ketika mendengarnya, dan mungkin bisa dibilang lebih sederhana atau tidak terlalu rumit jika dibandingkan musik intrumental lain seperti yang tersebut diatas.

Sebagai tambahan musik-musik terbaik diatas adalah hanya sebatas versi blog ini saja, sehingga jika anda memiliki pendapat yang berbeda dan punya list lagu DT instrumental yang lain, silahkan berkomentar agar juga bisa dibaca oleh pembaca yang lain.


Related Post :

Gitaris Neo Classical "Yngwie Malmsteen"

Jika anda mendengar seorang gitaris yang bernama Lars Johann Yngve Lannerbäck pasti akan bingung siapakah dia, karena namanya sangat asing ditelinga kita. Gitaris ini adalah salah satu gitaris shredder dunia yang berasal dari negara Swedia yang memiliki nama yang lebih tenar yaitu Yngwie Johan Malmsteen. Jika anda seorang penggemar lagu rock manca negara terutama diera 80-90an pasti sangat mengenal gitaris yang satu ini karena namanya begitu tersohor diseluruh dunia.

Yngwie lahir di Stockholm Swedia pada tanggal 30 Juni 1963 yang berdasarkan dari sumber yang kami dapat memiliki seorang ayah yang seorang seorang kapten tentara dan ibunya yang merupakan seorang Seniman. Beliau adalah anak bungsu dari tiga bersaudara yang konon kabarnya pada awalnya pernah mempelajari alat musik piano dan terompet namun kurang menguasai dengan baik kedua jenis alat musik tersebut.

Ketertarikannya dengan alat musik gitar ketika pada tanggal 18 September 1970, atau tepatnya beliau masih berumur 7 tahun, Yngwie melihat sebuah acara di televisi tentang meninggalnya seorang gitaris paling legendaris yaitu Jimi Hendrix. Pada acara tersebut Yngwie sangat terpukau dengan aksi seorang Jimi Hendrix yang membakar gitar dan menghasilkan bunyi feedback gitar yang menurut dia sangatlah keren.
Yngwie Malsteen

Hingga akhirnya ketika menginjak usia 10 tahun Yngwie mulai membentuk band pertamanya yang bernama "Track On Earth" bersama dengan teman sekolahnya. Selain Jimi Hendrix beliau juga terkagum-kagum dengan gitaris Ritchie Blackmore yang merupakan gitaris dari Deep Purple, dan juga sangat suka dengan musik klasik abad ke-19 terutama komposer Niccolò Paganini, hingga akhirnya beliau menciptakan suatu inovasi yaitu memadukan musik klasik dengan skill dan teknik permainan gitar.

Mungkin dari hal tersebutlah karakter permainan dan teknik gitar dari dewa gitar yang satu ini mulai terbentuk yang membedakannya dengan jajaran gitaris-gitaris dunia lainnya, dan banyak yang menganggapnya sebagai neo-classical metal, yaitu perpaduan musik klasik dan musik rock. Banyak orang yang berpendapat jika Yngwie Malmsteen merupakan pelopor dari musik neo-classical metal seperti ini, namun sayangnya kami tidak mendapatkan informasi yang lebih akurat berkaitan dengan hal tersebut.

Selain permainan neo-classical yang begitu kental, Yngwie juga dikenal dengan permainan gitar yang super cepat bahkan juga tidak sedikit para musisi yang berpendapat jika beliaulah pemain gitar tercepat didunia. Namun tidak lepas dari itu juga ada yang berpendapat lain jika masih ada gitaris dunia lainnya yang lebih cepat darinya.
Sebagai salah satu pemain gitar tercepat didunia, Yngwie juga dikenal sangat kental dengan teknik Arpegios sweepicking dengan harmonisasi nada yang terasa klasikal, selain itu power picking dan bendingnya juga sangat luar biasa yang membuat kita semua akan terpukau akan permainan gitar beliau. Simak saja gitar yang sering beliau gunakan yaitu Fender Stratocasters yang memiliki fret 21-22 kolom saja, namun ditangan dewa gitar yang satu ini nada bending di fret 21 akan terdengar melengking sangat tinggi.
Selain sebagai gitaris yang sangat handal, Yngwie juga dikenal sebagai seorang penulis lagu yang sangat hebat, kata-kata puitis banyak sekali beliau gunakan dalam menciptakan lagu-lagu. Terlebih lagi untuk beberapa lagu slow rock sepanjang masa yang beliau ciptakan seperti "like and Angel", "Prisoner Of Your Love", "Save Our Love", dan lain-lain yang memiliki kata-kata yang puitis.

Sebagai gitaris dunia tentu saja Yngwie sangat berpengaruh terhadap para gitaris-gitaris muda didunia, yang menjadikannya sebagai salah satu sumber inspirasi dalam bermain gitar. Wajar saja karena dibalik dari lagu-lagu dari Yngwie yang sangat cadas dengan tempo yang cepat, namun alunan nadanya bisa dibilang juga menyentuh hati, terlebih lagi untuk lagu-lagu yang pada bagian interludenya menggunakan nada-nada simponi rock khas Yngwie Malmsteen.


Related Post :

Dewa Alternate Picking "Paul Gilbert"

Bagi anda seorang gitaris yang sering memainkan lagu-lagu rock, siapa sih yang tidak mengenal salah satu dewa gitar dunia yaitu Paul Gilbert. Bahkan mungkin mendengar namanya saja pasti anda tidak asing dengan beliau sebagai sosok idola bagi para gitaris muda diseluruh dunia. Paul Gilbert namanya sangat berkibar ketika bermain dengan band besar legendaris sepanjang masa yaitu MR.Big, selain itu juga dikenal sebagai gitaris dari band Racer X.

Salah satu hal yang sangat menarik perhatian di dunia pergitaran dari Paul Gilbert adalah permainan alternate picking yang sangat memukau, powerfull, sangat akurat, sangat bersih dan juga nada yang sangat khas ala Paul Gilbert. Oleh karena itu banyak yang memiliki pendapat jika Paul Gilbert adalah seorang dewa alternate picking yang sangat menginspirasi bagi banyak gitaris-gitaris didunia.

Hebatnya lagi ketika memainkan teknik alternate picking yang dikenal bagi para gitaris sebagai salah satu teknik dengan tingkat kesulitan yang tinggi, Paul Gilbert memainkannya dengan sound gitar yang sangat crunch dengan sedikit polesan effect dan distorosi yang tipis sehingga terdengar sangat natural, jika dibandingkan dengan beberapa dewa gitar yang lain. Oleh sebab itu tidak mengherankan jika banyak gitaris-gitaris didunia yang berdecak kagum melihatnya, karena seperti kita tahu untuk memainkan alternate picking yang cepat dengan sound yang demikian tentu saja sangat sulit untuk bisa dilakukan.

Paul Gilbert lebih sering menggunakan gitar buatan Ibanez dengan ciri yang sangat khas yaitu terdapat corak pada bagian atas dan bawah yang mirip dengan alat musik biola. Sehingga gitar tersebut juga menjadi salah satu ciri khasnya, bahkan juga banyak diminati oleh para gitaris-gitaris muda didunia, terutama bagi para penggemarnya. Mungkin anda sendiri juga tidak asing dengan gitar yang digunakan oleh dewa alternate picking ini, karena gitar tersebut merupakan seri khusus yang dibuat untuk Paul Gilbert sehingga bernama Ibanez PGM series(Paul Gilbert Model).

Selain handal dalam memainkan gitar, Paul Gilbert juga seorang penulis lagu yang sangat baik, simak saja beberapa hasil karyanya seperti Green-Tinted Sixties Mind di album Lean into It, kemudian Nothing but Love di album Bump Ahead, dan lain-lain yang merupakan lagu yang tidak hanya hebat dalam instrumennya saja namun juga memiliki alunan nada yang enak didengar. Bahkan hebatnya lagi beliau juga bisa bernyanyi di beberapa album solo karirnya, bahkan suaranya juga sangat khas.
Paul Gilbert

Jika anda ingin tahu lebih dalam tentang Paul Gilbert, beliau terlahir pada tanggal 6 November 1966 di Carbondale, Illinois Amerika Serikat. Beliau sudah belajar gitar pada usia 5 tahun, bahkan hebatnya selang 10 tahun kemudian juga sudah mampu membuat demo rekaman sendiri dan dikirim ke seorang produser yang bernama Mike Varney. Diluar dugaan sang produser juga sangat mengagumi permainan dari Paul Gilbert yang bisa dibilang masih sangat muda yaitu berusia 15 tahun pada masa itu.  
Sebagai seorang gitaris muda yang sangat berbakat kemudian Paul Gilbert pada tahun 1984 melanjutkan sekolah di Los Angeles yaitu di GIT (Guitar Institute of Technology), kemudian baru pada tahun 1986 beliau bergabung pada band Racer X. Ketika bergabung dengan band tersebut nama seorang Paul Gilbert mulai dikenal, bahkan kabarnya mulai menarik perhatian pada dunia kancah pergitaran dunia sebagai salah satu pemain gitar tercepat di dunia.

Selang beberapa tahun kemudian tepatnya pada tahun 1989, Paul Gilbert bergabung dengan band MR.Big bersama Eric Martin seorang vokalis, Pat Torpey pada posisi drummer dan juga seorang basis handal dunia yaitu Billy Sheehan. Ketika berkarir dengan band besar ini nama Paul Gilbert semakin berkibar sehingga menjadi salah satu gitaris legendaris sepanjang masa didunia.


Related Post :

Gitaris dengan Teknik Paling Inovatif "Steve Vai"

Untuk artikel kali ini mari kita juga menyimak gitaris lainnya yang sama-sama merupakan dewa gitar dunia yaitu master Steve Vai. Jika anda seorang gitaris terutama yang bergenre rock dan cenderung lebih suka musik-musik rock di era 80-90an sudah pasti anda sangat mengenal gitaris yang satu ini.
Steve Vai adalah seorang dewa gitar yang bisa dibilang teramat sangat jenius, karena jika dilihat dari instrumen solo gitar yang beliau ciptakan akan terdengar sangat unik dan berbeda dengan beat-beat lagu-lagu rock pada umumnya. Terlebih lagi menurut kami Steve Vai juga bisa dibilang memiliki teknik gitar yang paling inovatif sehingga akan membuat kita sangat terpukau  ketika melihat dan mendengar live dari gitaris yang satu ini. Bahkan selain menonjolkan dari segi teknik permainan gitar, alunan harmonisasi nada-nada gitar yang beliau mainkan juga terdengar sangat unik dan khas ala master Steve Vai.
Steve Vai

Kabarnya Steve Vai juga pernah berguru kepada sang gitaris berkepala pelontos yaitu Joe Satriani, namun jika kita menyimak dari kedua gitaris tersebut memang terlihat memiliki karakter yang berbeda satu sama lain yang masing-masing tentu saja juga memiliki kelebihan sendiri-sendiri. Selain itu kabar lain juga menyebutkan jika beliau juga terpengaruh oleh seorang komposer berkebangsaan Amerika yang bernama Frank Zappa.

Selain permainan gitar dan musik rock yang sangat unik, Steve Vai juga memiliki ciri khas tersendiri dari gitar yang sering beliau gunakan yaitu sebuah gitar dari Ibanez dengan seri JEM yang terlihat garang namun juga sangat anggun. Gitar tersebut memang sangat menarik simak saja pada bagian Fingerboard yang terdapat corak daun-daun yang menyelimuti bagian tersebut, beserta bagian bodi yang berlubang yang bisa difungsikan untuk memegang gitar agar lebih mudah.

Jika anda ingin tahu lebih jauh mengenai Steve Vai, berikut adalah sedikit ulasan mengenai biografinya. Steve Vai terlahir pada tanggal 6 Juni 1960 di kota New York, dan sudah belajar piano sejak usia 6 tahun, kemudian selang 4 tahun beliau juga belajar alat musik akordeon, hingga akhirnya pada usianya yang menginjak umur 13 tahun beliau belajar Gitar.
Sebelum solo karir Steve Vai juga pernah bergabung dengan band-band besar legendaris seperti Alcatrazz, David Lee Roth, dan juga Whitesnake. Sedangkan beberapa album solo yang beliau luncurkan yang sangat tersohor diantaranya adalah Passion and Warfare yang dirilis pada tahun 1990, Alien Love Secrets yang dirilis tahun 1995, Flex-Able Leftovers(1984), Fire Garden(1996), Ultra Zone(1999), The Seventh Song(2001), dan lain-lain.
Steve Vai juga pernah bergabung dengan G3 yang merupakan 3 dewa gitar dunia bersama dengan Joe Satriani. Bahkan bisa dibilang proyek ini sebagai suatu gebrakan dalam dunia gitar, karena mendapat apresiasi yang sangat baik dari para gitaris-gitaris dari seluruh dunia. Selain itu belakangan ini solo karir Steve Vai juga sering didukung oleh sang basis legendaris dunia yaitu Billy Sheehan yang tentu saja juga akan memberikan warna baru tersendiri.


Related Post :

Sang Raja Tapping "Eddie Van Halen"

Sebagai seorang gitaris bergenre Rock pasti tahu benar dengan sesosok gitaris yang begitu fenomenal dan lebih dikenal sebagai Eddie Van Halen. Nama panjang beliau sebenarnya adalah Edward Lodewijk van Halen, yang telah lahir pada tanggal 26 Januari 1955 di Nijmegen Belanda, dan menariknya ternyata dewa gitar ini memiliki darah Indonesia, karena ibundanya Eugenia van Beers merupakan keturunan Indonesia dan setengah Belanda yang lahir di Banten.

Hal tersebut berdasarkan dari sumber yang kami terima, jika Eddie Van Halen dan Alex Van Halen saudaranya menyatakan dalam wawancaranya dengan sang Vokalis yang telah lama berpisah selama 23 tahun yaitu David Lee Roth , dan mereka mengakui jika ibu mereka adalah orang Indonesia. Tidak heran memang karena seperti kita ketahui jika Indonesia dahulu selama 3,5 abad menjadi daerah koloni Belanda, sehingga banyak perkawinan yang terjadi antara penduduk pribumi dan belanda.

Gitaris ini memiliki permainan yang sangat khas dibanding dengan gitaris-gitaris handal dunia lainnya, dan sangat populer dengan teknik yang sangat memakau, dan para gitaris mengenalnya sebagai two handed tapping. Teknik ini memang menjadi sebuah kontroversi, karena banyak yang menyebutnya jika Eddie Van Halenlah yang menciptakannya, namun banyak juga yang berpendapat lain.

Selain teknik gitar yang menjadikannya seorang dewa gitar yang sangat disegani, Eddie Van Halen juga memiliki sound gitar yang sangat khas begitu terdengar crunch dan terkesan mewah, sehingga membuat orang-orang akan langsung mudah menebak walau hanya mendengarkan saja permainan gitar yang ia mainkan. Sound gitar ini ia hasilkan dari eksplorasi Ernie Ball EVH Music Man yang merupakan seri gitar yang  sering ia gunakan, beserta dengan 5150 Amplifier Head.

Bersama dengan Band kesayangannya yang juga sangat legendaris yaitu Van Halen, mereka telah sukses meluncurkan beberapa album dan diantaranya adalah album Van Halen yang dirilis pada 1978, Van Halen II (1979), Fair Warning (1981), Diver Down (1982), 5150 (1986), OU812 (1988), Balance (1995), Van Halen III (1998) dengan vokalis Gary Cherone (ex Extreme), dan pada tahun 2012 lalu mereka juga telah merilis album terbaru mereka yaitu A Different Kind of Truth bersama vokalis lamanya yaitu David Lee Roth. Hal ini menunjukan band legendaris ini masih tetap eksis hingga sekarang, yang akan meniupkan angin segar bagi para penggemarnya.
Van Helen

Beberapa lagu yang sangat menonjol dengan permainan sang raja Tapping tersebut ialah Eruption, yang merupakan solo gitar dari Eddie Van Halen, dan sampai sekarang masih menjadi influence bagi para gitaris-gitaris muda didunia. Selain itu ada beberapa lagu lain seperti Human Being yang menjadi soundtrack film Twister, yang menunjukan kualitas permainan tapping gitar yang sangat memukau, dan tidak kalah dasyat lagi pada lagu Judgment Day, yang memperagakan teknik handle yang seperti suara kuda dengan interlude teknik tapping gitar yang sangat unik yaitu menggunakan dua jari tangan baik kanan maupun kiri.
Selain itu Eddie Van Halen juga memiliki teknik yang sangat unik dan inovatif lainnya yang dikenal sebagai Tap Harmonics, yang diperagakannya pada lagu I Cant Stop Lovin You dan AFU, pada bagian intronya. Teknik ini menghasilkan suara yang khas seperti teknik Harmonics biasa namun menggunakan dua tangan dan menurut kami nada Harmonics yang bisa dihasilkan dari teknik Tap Harmonics ini jauh lebih luas. 
Hebatnya lagi selain bisa bermain gitar, Eddie Van Halen juga cukup piawai dalam memainkan keyboard, simak saja lagu Jump yang begitu menghentakan jiwa yang alaunan keyboardnya dimainkan olehnya. Begitu pula dengan lagu Dream, When Its Love dan Not Enough yang merupakan lagu romantis para rocker, yang sangat menyentuh hati dan menjadikannya beberapa lagu slow rock sepanjang masa.

Ketika bermain diatas panggung sang dewa gitar kelahiran Belanda ini, juga menunjukan ciri khasnya yang sangat unik, yaitu sering meletakan rokok yang dijepitkan pada bagian head gitarnya. Selain itu kelihatannya beliau juga orang yang murah senyum, karena ketika diatas pangggung juga sering tersenyum, dan sangat menikmati permainanya dengan penuh ekspresi.


Related Post :

10 Lagu Slow Rock Tema Patah Hati Terbaik

Musik atau lagu Slow Rock adalah genre musik yang bisa dibilang paling banyak menyimpan lagu-lagu nostalgia sepanjang masa, sehingga tidak heran jika lagu-lagu seperti ini akan lebih tahan lama hingga puluhan tahun dan akan terus dikenang. Pada dasarnya musik-musik seperti ini adalah karya dari para musisi rock atau rocker namun dengan alunan nada yang lebih slow dan tetap tidak meninggalkan esensi dari musik rock iru sendiri.

Bisa dibilang sebagian besar tema dari lagu slow rock adalah tentang cinta, karena seperti kita ketahui semua jika pepatah bilang rocker juga manusia yang punya hati(pepatah apa lirik lagu nih^^), sehingga mereka juga manusia biasa yang bisa jatuh cinta yang dicurahkan dalam karya-karya dalam bentuk musik slow rock. Namun tentu saja ketika jatuh cinta pasti ada bahagia maupun sedih, oleh karena itu lagu slow juga tidak lepas dari patah hati. Berkaitan dengan hal tersebut berikut adalah 10 lagu slow rock barat dengan tema patah hati terbaik(versi blog ini).
1. Over and Over Again - Robby Valentine
Lagu ini ada dialbum "Robby Valentine" yang telah dirilis pada tahun 1992, dan ketika didengar memiliki alunan nada yang begitu menyentuh. Jika anda belum pernah dengar lagu ini , silahkan mencari dan saya yakin jika anda penggemar lagu slow rock pasti suka dengan lagu ini.

2. Hearts Breaking Even - Bon Jovi
Lagu manis yang satu ini ada dialbum "These Days" atau album keenam dari Bon Jovi yang telah dirilis pada tahun 1995. Lagu ini ditulis oleh Jon Bon Jovi dan Desmond Child dengan durasi 5:06 menit.

3. Wasted Time - Skid Row
"Wasted Time" merupakan salah satu lagu hit yang ada dialbum "Slave to the Grind" atau album kedua dari Skid Row yang telah dirilis pada tahun 1991. Walaupun lagu ini juga terdengar agak garang namun sebenarnya lagu ini juga menyentuh.

4. Endless Rain - X Japan
Lagu ini ada dialbum "Blue Blood" atau album kedua dari band ini, yang telah dirilis pada tahun 1989. "Endless Rain" ditulis oleh     Yoshiki dengan durasi waktu 6:30 menit, sehingga terbilang lagu yang panjang jika dibanding lagu-lagu slow rock lain.

5. (It's Hard)letting you go - Bon Jovi

Sama dengan lagu "Hearts Breaking Even", lagu ini juga ada dialbum "These Days".

6. Broken Heart - White Lion
Lagu ini ada dialbum "Mane Attraction" dari White Lion dan dirilis sejak 1991. Sebenarnya lagu ini sebelumnya juga pernah dirilis pada album "Fight to Survive" pada tahun 1985, namun entah kenapa jauh lebih populer ketika dirilis pada album "Mane Attraction"

7. Love Hurts - Nazareth
Lagu ini ada album "Hair of the Dog" yang telah dirilis pada tahun 1975, dan walaupun lagu ini sudah begitu lama, namun hingga sekarang masih banyak yang suka lagu ini. Dan menjadi salah satu lagu slow rock legendaris didunia sepanjang masa.

8. Hard to Say I'm Sorry - Chicago
Lagu yang terdengar sangat menyentuh ini ada dialbum Chicago 16 dan telah dirilis pada tahun 1982, yang merupakan album ke 13 dari grup musik legendaris ini.

9. I'll Be over You - Toto

Walaupun lagu terdengar agak ngepop, namun lagu ini juga sering diputar diacara slow rock station diradio-radio. "I'll Be over You" merupakan salah satu lagu hit yang ada dialbum "Fahrenheit" atau album keenam grup musik ini dan dirilis sejak 1986.

10. Good Bye Jenny - Andi Deris
Mungkin ada sebagian dari anda yang tidak tahu akan lagu ini, kecuali jika anda penggemar band Helloween, karena Andi Deris adalah vokalis dari band tersebut. Dan lagu "Good Bye Jenny" sendiri adalah sebuah lagu dari album solo dari Andi Deris yaitu "Come in from the Rain" yang dirilis pada tahun 1997.


Related Post :

Gitaris Kanan Kiri "Michael Angelo Batio"

Seluruh gitaris rock dunia siapa yang belum tahu dewa gitar yang sangat fenomenal dan atraktif ini, beliau tidak lain adalah seorang Michael Angelo Batio yang seakan-akan tiada duanya kerana kehebatannya dalam bermain gitar. Shredder yang satu ini memang sangat mencengangkan dan menabjukan, bagaimana tidak karena beliau sangat fasih dalam memainkan gitar baik secara kidal maupun tidak(kanan-kiri), bahkan dengan posisi tangan diatas neck gitar Michael juga sangat handal memainkannya yang tentu saja tidak semua gitaris bisa melakukannya.


Michael Angelo Batio yang juga akrab dengan sapaan MAB atau Michael Batio, berdasarkan dari sumber yang kami dapatkan juga mengklaim sebagai seorang gitaris dunia yang pertama kali menjadi seorang spesialis pemain 2 gitar sekaligus. Hal ini bisa sering kita lihat diberbagai video yang banyak diupload di situs Youtube, jika beliau sering menggunakan gitar ganda kanan kiri(The Double-Guitar), bahkan 4 gitar yang menyatu menjadi satu(The Quad Guitar), yaitu 2 dikanan(atas bawah) dan 2 dikiri (juga atas bawah), dan selain itu untuk The Quad Guitar, 2 gitar bagian atas kanan kiri memiliki 7 dawai atau string, sedangkan 2 gitar bawah kanan kiri memiliki 6 dawai seperti biasa. 
Angelo Michael
Dengan gitar-gitar yang sangat unik tersebut bisa dibilang orang awam saja yang tidak tahu mengenai musik akan sangat tercengang melihatnya, sehingga selain permainan gitar dari Michael Batio yang sangat menakjubkan, juga kedua gitar Michael Batio yang terlihat sangat keren dan sangat unik yang menjadi daya tarik. Oleh karena itu tidak heran jika kedua gitar tersebut juga pernah mendapat nominasi sebagai salah satu gitar rock terkeren (coolest guitar in rock) versi majalah online Gigwise.

Michael Angelo Batio terlahir pada tanggal 23 February 1956, dan sejak usia 5 tahun bakat akan musiknya sudah terlihat dengan mulai memainkan piano, hingga kemudian usia 10 tahun mulai bermain gitar. Hebatnya ketika menginjak usia 13 tahun beliau semakin hebat bahkan guru gitarnya yang masa itu berumur 22 tahun, pernah berkata jika tidak bisa mengajar lagi karena Michael dianggap sangat hebat di usianya yang baru 13 tahun.

Angelo With Double Guitar
Sebagai seorang dewa gitar dunia dan seperti halnya gitaris-gitaris dunia lainnya tentu saja Michael Angelo Batio juga mendapatkan beragai macam nominasi dalam kancah dunia pergitaran. Beberapa diantaranya adalah Shredder nomor 1 sepanjang masa oleh Majalah Gitar One pada tahun 2003, salah satu dari 100 besar gitaris metal terhebat sepanjang masa oleh majalah Guitar World, salah satu dari 20 Shredder terhebat sepanjang masa oleh majalah Total Guitar, kemudian terpilih sebagai gitaris tercepat sepanjang masa pada November 2011 versi majalah Guitar World dan lain-lain.
Michael Batio juga sudah merilis beberapa album solonya yaitu No Boundaries (1995), Planet Gemini (1997), dan Hands Without Shadows (2005). Selain itu juga merilis beberapa video pelajaran atau lesson yang sangat menarik perhatian bagi seluruh gitaris didunia, sebut saja Speed Kills, Speed Kills 2 dan Speed Lives maupun Speed Lives 2.

Sebagai seorang gitaris handal tentu saja Michael Batio sangat memberikan inspirasi tersendiri bagi gitaris-gitaris muda didunia. Namun menurut kami, bagi para gitaris-gitaris muda yang ingin mempelajari permaianan dari Michael Batio juga akan sangat kesulitan karena sebagian besar tidak memiliki gitar ganda atau yang juga disebut sebagai The Double-Guitar. Selain itu teknik andalannya yang terkenal adalah over-under technique dengan kecepatan tinggi tentu juga membuat kita pusing kepala, namun untuk masalah teknik dan permainan apabila kita benar-benar mau belajar dan memiliki keinginan pasti akan bisa.


Related Post :

Teknik Two Handed Tapping Gitar

Sebelumnya kami membahas tentang String Skipping, maka sekarang mari kita mengulas tentang salah satu teknik lain yang juga sering digunakan oleh para gitaris rock yaitu teknik Tapping. Teknik seperti ini biasanya tanpa menggunakan pick, namun menggunakan kedua tangan dimana bunyi yang dihasilkan dari jari kiri(Hammer-On dan Pull-Off)  yang menyentuh fret, dan diakhiri dengan jari kanan yang juga menyentuh fret pada nada tertentu, sehingga juga disebut sebagai Two Handed Tapping.

Beberapa nama gitaris besar yang sangat handal dalam memainkan teknik ini adalah Eddie Van halen, Steve Vai, Vito Brata(ex White Lion), Akira Takasaki(loudness) dan juga Paul Gilbert dengan lagu Addicted To That Rush. Seperti yang telah saya sebut diatas pada umumnya teknik seperti ini tanpa menggunakan pick, namun ada salah satu gitaris yang sangat unik dalam melakukan teknik Tapping namun dengan cara yang agak berbeda yaitu tangan kanan dalam menyentuh fret pada fingerboard tetap menggunakan pick yaitu pada bagian sisinya. Dia adalah gitaris besar dengan kepala pelontos yaitu Joe Satriani, namun entah apakah teknik seperti ini yang dilakukan oleh Joe Satriani ini bisa dikatakan teknik Tapping atau tidak.

Suara yang dihasilkan dari teknik ini terdengar cepat, namun lebih smooth karena tanpa adanya petikan dari pick, dan menariknya lagi menurut kami cenderung lebih mudah dipelajari dibanding dengan Alternate Picking(dalam catatan pada tingkatan tertentu). Dalam perkembangannya teknik picking tidak hanya menggunakan 1 jari tangan saja untuk tap, karena bisa lebih yaitu 2-4 jari tangan kanan untuk tap. Bahkan teknik ini juga tidak diklaim untuk gitaris Rock saja karena juga ada gitaris Jazz yang suka mengimplementasikannya.

Simak saja salah satu gitaris kebanggaan tanah air kita yaitu Balawan, yang bisa dengan fasihnya menggunakan teknik tapping dengan 8 jari(4 jari kiri dan 4 jari kanan). Selain itu dia juga mampu menghasilkan alunan nada yang indah, dan terlihat memukau seakan-akan memainkan gitar seperti memainkan piano.
Kabarnya pada awalnya banyak yang beranggapan teknik ini diciptakan oleh dewa gitar dari Belanda yaitu Eddie Van halen, namun hal ini masih menjadi kontroversi oleh banyak pihak. Gitaris ini juga disebut sebagai sang raja tapping, karena bisa dibilang paling piawai dan inovatif, bahkan mungkin sekitar 60-70% dari lagu-lagu beliau di Van Halen interlude atau solo gitarnya menggunakan teknik Tapping.

Walaupun Paul Gilbert gitaris yang sangat dikenal karena alternate pickingnya, namun mari kita simak saja lagu Green-Tinted Sixties Mind dan Addicted To That Rush dari MR.Big. Kedua lagu ini terdapat teknik tapping gitar yang dimainkan oleh Paul Gilbert yang sangat memukau. Selain itu coba anda dengarkan interlude dari lagu Wait dari White Lion, yang interludenya menggunakan teknik tapping yang dimainkan oleh Vito Brata. Lagu ini disebut-sebut sebagai teknik tapping terindah, karena nadanya yang indah dan sangat inovatif.

Tidak kalah memukaunya interlude yang diperagakan oleh seorang gitaris asal Jepang yaitu Akira Takasaki, pada lagu Soldier of Fortune, Rock and Roll Gypsy dan lain-lain dari Loudness, Akira melakukan teknik tapping yang unik yaitu tangan kiri dibalik atau berada diatas neck gitar.

Jika anda ingin belajar teknik Tapping berikut adalah salah satu video dari Youtube tentang belajar Tapping gitar. 


Related Post :

Teknik String Skipping Pada Gitar

String Skipping adalah sebuah teknik dalam bermain gitar dimana dalam memainkan rakaian nada yang dilakukan melompat atau melewati 1 string atau lebih. Secara mudah apabila kita memetik not pada gitar pada dawai atau string nomor 1 kemudian langsung memetik not gitar pada string atau dawai nomor 3 dan seterusnya, sehingga dawai nomor 2 dilewati.

Sesuai dengan nama sebutannya Skip sendiri adalah sebuah kata dari bahasa Inggris yang apabila diartikan adalah melewatkan, sehingga secara tata bahasa teknik ini bisa dikatakan sebagai melewatkan dawai. Teknik ini bisa dilakukan untuk gitar elektrik maupun akustik, dan beberapa gitaris yang menurut kami paling sering menggunakan teknik ini adalah Paul Gilbert seperti yang ia peragakan pada interlude atau solo gitar pada lagu Anything for You(Mr.Big), dan juga John Petrucci sebagai contohnya ketika ia menciptakan interlude lagu untuk Erotomania(Dream Theater), dan lain-lain.

Teknik semacam ini pada umumnya juga bisa dipadukan dengan teknik picking, tapping maupun Arpeggio(sebuah teknik dimana chord yang dipecah not-notnya, dan dimainkan atau dipetik not-not tersebut satu per satu sebagai melody). String Skipping juga bisa dikatakan sebagai teknik tingkat tinggi karena memiliki tingkat kesulitan yang lebih jika dibandingkan dengan jenis teknik gitar yang lain, apalagi dimainkan dengan ketukan yang cepat.

Untuk bisa menguasainya tentu saja sangat membutuhkan kesabaran dan latihan yang rutin agar mendapatkan akurasi yang baik, sehingga nada yang dimainkan sangat jelas suaranya dalam memainkan teknik String Skipping. Disamping selain akurasi power juga sangat dibutuhkan dalam memainkan teknik ini, karena bisa dibilang String Skipping salah satu teknik yang menguras tenaga.

Jika anda ingin belajar String Skipping berikut beberapa licks lesson tabulature yang bisa anda coba, sebagai senam jari dirumah.

Picking String Skipping
Picking String Skipping

Selain 2 jenis licks diatas tentu saja anda harus mencari lebih banyak lesson-lesson lainnya tentang String Skipping, dan carilah lick-lick dari beberapa gitaris yang sangat handal dalam memainkan tekni ini seperti Paul Gilbert, John Petrucci, Nuno bettencourt, Michael Romeo dan lain-lain. Selamat mencoba !!


Related Post :

Berkarya Sendiri dengan Musik & Teknologi

Saya menjadi terinspirasi untuk menulis ini, ketika melihat Steve Vai ditayangkan di http://www.musician.com (note: saya lihatnya sudah lama dan saat ini sepertinya sudah ga ada videonya disitu) menggunakan teknologi komputer untuk mengaransir bahkan merekam konsep-konsep lagunya. Seorang musisi terbaik di duniapun juga menggunakan IT untuk mendukungnya dalam berkarya.

Saat ini, teknologi memungkinkan anda seorang diri untuk bisa mengarang lagu, menjadi arranger, produser, bahkan memasarkan hasil karya anda. Adapun kalau ingin disebarkan dan diproduksi secara massal, sebenarnya hal itu termasuk pilihan saja, mau berkarir di bidang musik atau tidak. Saat ini anda ditolak produserpun masih banyak jalan untuk bisa memulai lagi.


Gitar => Efek => Ampli => Laptop
Saya contohkan misalnya anda punya ide lagu, wujudkan dengan gitar, masuk ke efek, masuk ke ampli dan computer, rekam konsep lagu anda, tambahkan instrument lainnya, mixing sendiri di komputer, edit secukupnya, setelah jadi lagu, pasarkan di internet.

Ini adalah hal yang luar biasa bila dilihat perkembangan internet seperti sekarang ini. Internet adalah pasar yang sangat luas, bahkan kita sendiripun kadang harus membatasi diri karena banyak kekurangan.

Dan bila dilihat perkembangannya, sekarang dunia mulai bergeser dari pola rekam analog recording(pita master), menjadi pola rekam digital recording, dengan berbagai alasan.
Anda mempunyai karya lagu bagus, masukkan di computer, bisa direkam, diedit, diputar lagi, tuliskan not hasil karya anda di software, setelah itu pasarkan di internet. 

Bukankah ini menjadi sesuatu yang luar biasa? Permasalahan akhirnya malah berkutat di teknologi, kadang kita juga kurang menguasai IT, tapi setidaknya dengan komputer mulai diajarkan di SD/SMP, kita optimis hal itu lambat laun kedepan akan teratasi. Dan banyak musisi Indonesia akan semakin maju dengan menguasai teknologi.

Ini hanyalah ungkapan saja sebagai rakyat Indonesia, berharap ke depan akan karya yang semakin baik dengan teknologi

Related Post :

Random Post

ai! Nama saya Riko Bayu Wirata, untuk akrabnya panggil saya Riko saja. Saya masih seorang pelajar di sebuah sekolah menengah, dan saya adalah Blogger dari borneo. Blogging adalah hobi saya yang luar biasa untuk mengisi waktu luang. Semoga saya bisa menjadi teman yang baik bagi sobat Blogger lainyaRead More..

Recent Comments

Recent Post

Future Google PR for rikobayuwiranata.blogspot.com - 0.00
Tezak Traffic Power Ranking

  ©Template by Dicas Blogger.